Ria’s Journal : A Journey Pantai
Siung, Pantai Nglambor, Pantai Indrayanti
Alhamdulillah its holiday!
Liburan kali ini karena UAS sehabis
lebaran, jadi agak tanggung untuk pulang kampung lagi, di samping masih ada
amanah yang harus di tuntaskan di Jogja, mengikuti konferensi internasional,
ikut oral health poster contest ,
ngurus PPSMB I-Dentistry karena kebetulan di amanahi ketua acara, dan ada MONEV
internal dan eksternal PKM, semoga tahun ini bisa bawa pulang emas di Unud Bali
AAMIIN.
Eh, ceritanya bukan tentang itu, nanti
kalo berhasil ada Ria’s Journal
khusus hehe kalo sekarang mau berbagi
tentang trip ke Pantai Siung, Pantai Nglambor, dan Pantai Indrayanti dalam 2
hari 1 malam!
Kalo kata buku The 7 Habits of Highly Effective People
karyanya Stephen R.Covey di poin ke tujuh
tentang jeda, jadi katanya di ibaratkan sebuah gergaji, kalo gergaji
dipake terus menerus buat motong kayu misalnya, gergaji tersebut tidak akan
secepet awal atau tidak akan seproduktif awal karna mungkin udah mulai tumpul,
makanya gergaji tersebut butuh jeda, nah tentunya jedanya yang efektif, kalo
gergaji jedanya dengan di asah biar pas di pake jadi tajam lagi, dan lebih
cepet buat motong kayu. Nah, liburan kali ini selain aku isi dengan kegiatan di
awal narasi, aku juga ngisi dengan baca buku, improve kemampuan b.inggris, salah satunya juga me-refresh otak,
pikiran, terutama menapaki bumi Allah bagian lain, bertasyakur, bertafakur, dan
bertadabur alam hehehe..
Jadi aku dan temenku ke
Pantai itu naik kendaraan umum, tadinya mau bawa motor tapi capek dan kasian
motornya di bawa sejauh itu, kalo di maps dari rumahku (sekitar FKG UGM) itu
2,5 jam. Nah aku juga mau kasih tips dan trik kalo mau ngetrip kesana pake
kendaraan umum. Jadi aku berangkat pagi jam 6.00 sampe di halte RS Sardjito,
jadi awal mula harus naik transJogja dulu bisa 4A,4B atau 3B pokonya tanya aja
sama abang TransJogjanya dan tujuan Terminal Giwangan aku pake kartu Flazz jadi
Cuma bayar 2.700 estimasi perjalanan ampe giwangan mungkin 30 menit karna
lancar, terus dari giwangan aku naik minibus atau semacam metro mini kalo di
Jakarta, itu tujuannya ke Wonosari/Terminal Baron bayarnya 15.000 guys perorang
estimasi perjalanan mungkin kurang lebih 1 jam, terus udah nyampe Wonosari kamu
turun dan HATI-HATI! BANYAK PENIPU WOI, suka ada tukang ojek yang nawarin sampe
pantai dengan tarif 50.000/org atau abang-abang minibus yang nawarin sampe
pantai 40.000/org, JANGAN MAU! Itu SANGAT KEMAHALAN!
Jadi, kemaren tujuan aku snorkeling di Pantai Nglambor karna
katanya bagus, tapi menurutku dengan jarak sejauh itu dan rute yang susah
kendaraan umum dan para tukang ojek yang susah di percaya mana yang bener-bener
mau bantu mana yang emang ada maunya, mending kalo snorkeling jangan di
Nglambor cuy karna rutenya rada ribet, aku waktu itu karna belum tau, jadinya
naik minibus ke Nglambornya dan bapaknya mau anterin juga Ke Pantai Siung karna
emang jarak Pantai Siung dan Pantai Nglambor Cuma 0,2 KM , waktu itu karna aku
gatau jadi ongkosnya 40.000 padahal itu termasuk kemahalan, harusnya bisa 10.000-15.000
atau 25.000 kalo di tambah jasa ojek, nah sesampainya di Pantai Siung yaa
lumayan bagus pantainya, gak terlalu banyak sampah, ada tempat nongki kaya
payung-payung pantai gitu, tapi gak ada spot buat main air kaya banana boat,
snorkeling dll. Aku sama temenku di Pantai Siung Cuma 45 menit, karna sehabis
itu kita mau ke Pantai Nglambor buat snorkeling. Seudah itu kita gass lagi di
anterin bapak minibus ke Pantai Nglambor, dan minibus ternayta gak bisa sampe
ke Pantai, jadi harus di sambung dengan ojek seharga 5.000 kalo ini murah karna
emang deket paling 1km kurang, nah ternyata sesampainya di pantai nglambor dia
pantainya sempit, kayanya emang buat khusus snorkeling dan sebenernya ombaknya
lumayan gede, karena aku dan temenku sampe di Pantai Nglambor jam 11.00 kita
liat-liat penginapan disana mahal cuy 250.000-300.000 tanpa tv, dan Cuma kaya
kamar biasa aja tidak worth it pokonya, terus snorkelingnya baru mulai jam
14.30 an karna nunggu airnya surut, dan kalo snorkelingnya asik banget sih,
50.000 udah termasuk minum teh, foto under water, peralatan, loker, dan guide,
menurutku gak kemahalan, tapi ternyata ada yang lebih murah seharga 45.000 itu
lokasinya dibawah (deket pasir), terus disana gak ada sinyal sama sekali, jadi
mau booking traveloka buat penginapan susah, jadinya kita cuss ke Pantai
Indrayanti katanya disana ada sinyal, dan parahnya gak ada kendaraan umum
karena udah sore sekitar jam 16.00 alhasil terpaksa naik ojek, MAHAL banget cuy
50.000/orang padahal jaraknya Cuma 8km, kamu pokonya harus pinter nawar,
menurutku harusnya 15.000/orang tapi karena aku gak tau, ya yaudah rejeki
bapaknya.
Terus sampailah di pantai
Indrayanti, lumayan dapet sunset dikit, dan tempatnya lumayan bagus juga, oiya
nanti ada jasa tukang foto per-foto 3000, dan karena aku suka banget di foto
jadi semua jepretan abangnya aku ambil huhuhu, jadi kamu mending bawa kamera
SLR sendiri, tapi karena aku belum beli dan jepretan iphone 6s gak terlalu
bagus jadi aku memanfaatkan jasa tukang foto.
Sehabis itu, kita ke
penginapan yang sebenernya ada di traveloka tapi kita gak booking, tapi
langsungan seharga 150.000 permalam, lumayan tempatnya enak dan bersih, kamar
mandi di dalem, kalo di traveloka 180.000 karena katanya ada pajaknya, jadi
menurutku mending kamu langsung gausah booking traveloka.
Seudah itu, paginya aku
masih main di Pantai Indrayanti dan jam 10.00 udah harus pulang karena nanti
kalo jam 12.00 lebih, kendaraan umumnya jarang dan susah, dari Indrayanti naik
ojek 10.000 lanjut naik minibus 10.000 sampe Wonosari dari Wonosari-Jogja
15.000 jadi sebenernya ongkos kalo tanpa penipuan itu Cuma 35.000 dari
Jogja-Pantai, tapi karena I’m a newbie jadi kesana kemari dulu dan naik ojek
dengan tarif yang mahal :’)
Dan menurutku kalo mau
snorkeling mending jangan di Pantai Nglambor, mending di Pantai deket Pantai
Indrayanti kaya Pantai Sandranan, itu rutenya gak terlalu ribet, deket juga
sama Pantai Indrayanti.
Menurutku, yang paling
berkesan emang snorkelingnya sih di Pantai Nglambor, meskipun pantainya biasa
aja tapi snorkelingnya asik, yang kedua Pantai Siung itu nice view juga, gak
terlalu ramai jadi bagus buat foto-foto dan menikmati keindahan ciptaan Allah
tanpa ada banyak halangan (orang-orang), yang ketiga Pantai Indrayanti, pantai
ini sebenernya terkenal banget jadi full of manusia, tidak terlalu worth it,
tapi disana banyak souvenir, tempat makan, penginapan, dll, pengunjungnya
banyak banget, jadi kurang kerasa feel dan ketenangannya. Jadi, kalo
bener-bener mau yang tenang dan ga banyak orang, jangan pilih pantai
Indrayanti.
Dan mungkin next trip ke
pantai yang bisa maenan airnya banyak, kaya banana boats, dll
Kesimpulannya kalo mau ke pantai yang ada di
Gunung Kidul :
TransJogja sampe Giwangan
2.700 (Pake Kartu Flazz) – Minibus ke Wonosari (turun di Terminal Baron) 15.000
– lanjut minibus lagi Wonosari-Jepitu 10.000 (Bilang ke abangnya mau ke Pantai
mana, nanti diturunin di tempat terdekat – Ojek sampe pantai paling 10.000
paling mahal 20.000
Foto sebagai pemanis :)
Ini Pantai Siung
Snorkeling di Pantai Nglambor
Pantai Indrayanti pagi-pagi
Ini Pake Jasa Tukang Foto 1 jepret 3000
Cantik kan? Pemandangannya.
Ini so so ngevlog haha!
Selamat bersyukur, bertafakur, bertadabur!
"Dialah yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rejeki-Nya. Dan hanya kepada-Nyalah kamu (kembali setelah) di bangkitkan."
Al-Mulk : 15











